PERGUNU HADIR DI IIEE 2017

Dibuat oleh : Mojo

TAHUKAH ANDA?

INDONESIA MILIKI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM TERBESAR DI DUNIA

Tak hanya soal jumlah penduduk yang menempati posisi keempat terbesar dunia, ternyata Indonesia memiliki hal membanggakan lain, yaitu dalam hal pendidikan. Tahukah Anda, ternyata Indonesia memiliki lembaga pendidikan Islam terbesar di dunia, bahkan jika dibandingkan dengan negara-negara muslim lainnya di seluruh dunia.

Data Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) menyebut, saat ini Indonesia memiliki 57 perguruan tinggi keagamaan Islam negeri, 675 perguruan tinggi keagamaan Islam swasta, sekitar 75.000 madrasah, 29.000 pesantren dan 84.000 Madrasah Diniyah Takmiliyah.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, mengungkapkan, lembaga pendidikan Islam di Indonesia merupakan yang terbesar di dunia dan memilikki khazanah budaya Islam yang sangat kaya, namun sayangnya belum cukup dikenal oleh masyarakat dunia sebagai destinasi studi keislaman. Untuk itu, pihaknya ingin mengekspos “aset” itu supaya Indonesia menjadi destinasi pendidikan Islam dunia. Salah satunya melalui gelaran International Islamic Education Exhibition (IIEE) atau Pameran Pendidikan Islam Internasional.

 

“IIEE ini menjadi sarana efektif mengenalkan berbagai kekhasan pendidikan tinggi Islam, pesantren, madrasah di mata publik internasional. Kita ingin menunjukkan kepada dunia tentang distingsi dan keunggulan pendidikan Islam,” katanya.

Rencananya, IIEE 2017 akan dihelat di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Serpong, Tangerang, Banten tanggal 21-24 November 2017. Pameran bertajuk Indonesian Islamic Education for Global Peace ini pertama kalinya digelar Kemenang dalam sejarah. Banyak agenda menarik dalam pameran berskala internasional ini. Di antaranya Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS), Deklarasi Jakarta, Apresiasi Pendidikan Islam (API), dan seminar internasional tentang studi pesantren.

Ada pula kompetisi robotik antarmadrasah serta penyediaan sejumlah layanan, seperti beasiswa, pencatatan hak kekayaan intelektual (HAKI), dan layanan konseling beasiswa luar negeri. Jadi, rugi jika tak datang ke acara sekeren ini.

“IIEE dimaksudkan untuk mengenalkan corak pendidikan Islam Indonesia yang sangat peduli terhadap toleransi dan moderasi agama, inklusifitas dan kehidupan yang damai. Kita akan tampilkan apa yang dimiliki oleh perguruan tinggi Islam berupa hasil-hasil riset, karya inovasi akademik, khazanah seni budaya kampus, dan lain-lain,” jelas pria yang juga Guru Besar UIN Alauddin Makasar ini.

Pameran ini juga bakal dimeriahkan sekitar 200 booth/stan dari perguruan tinggi Islam dalam dan lua negeri, madrasah, pondok pesantren, lembaga-lembaga mitra, kedutaan-kedutaan luar negeri, organisasi-organisasi sosial keagamaan Islam, Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU), dan lain-lain. Rencananya, acara pembukaan pada 21 November nanti bakal dibukan Presiden Joko Widodo dan dihadiri 4.000 peserta. (AK)



Leave a Comment