SAMBUT HARI SANTRI, PERGUNU BADUNG-BALI GELAR OLIMPIADE KEBANGSAAN

Dibuat oleh : Mojo

 

 

Setelah kesibukan melaksanakan kegiatan upacara bendera dalam rangka memperingati kemerdekan RI yang ke 72, PC Pergunu Badung menggelar rapat koordinasi pembubaran panitia halal bihalal dan sekaligus pembentukan panitia olimpiade kebangsaan dan peringatan hari santri di kelurahan kedonganan. Nampak hadir dalam pertemuan itu beberapa pengurus Pimpinan Cabang Pergunu Badung dan salah seorang anggota Dewan Pakar Pergunu Badung bapak Suwito M.PdI yang sekaligus Kepala MI Al-Azhar. Rapat koordinasi yang berjalan dengan santai dan penuh kekeluargaan ini diawali dengan sambutan ketua pelaksana halal bihalal dan dialog bapak Ridlo’i M.HI yang menjelaskan jalannya acara halal bihalal dan dialog yang berjalan dengan sukses sesuai dengan perencanaan dengan dihadiri oleh 100 orang dan juga dihadiri oleh bapak I Gusti Ngurah Sudiarsa, SH anggota DPRD Badung sebagai nara sumber. Setelah kepanitian halal bihalal dan dialog dinyatakan bubar oleh Ispandi, SH ketua PC Pergunu Badung. Ispandi menyampaikan tentang rencana Pergunu Badung yang ingin membentuk kepanitian olimpiade kebangsaan yang akan dilaksakan beriringan dengan pelaksanaan peringatan hari santri yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2017. Dalam rapat dan diskusi yang dilaksanakan kemarin menghasilkan beberapa cabang lomba yang akan melibatkan TPQ dan Madin, RA dan TK serta SD/MI se-kabupaten Badung. Nampak dalam diskusi itu pak Suwito yang lebih akrab dipanggil pak Wito memberikan masukan untuk menyelenggarakan lomba yang berhubungan dengan identitas kesantrian sehingga disepakati untuk melaksanakan beberapa cabang lomba, diantaranya :
1. Olimpiade Matematika untuk SD/MI
2. Olimpiade IPA untuk SD/MI
3. Olimpade PKn untuk SD/MI
4. Olimpiade PAI
5. Olimpiade B. Arab
6. MTQ
7. Tahfidz juz 30
8. Tartil
9. Do’a do’a pendek
11. Hafalan surat-surat pendek, dan
12. Mewarnai.
Ditemui setelah selesai rapat, Ispandi menjelaskan bahwa peringatan hari santri penting untuk dipersiapkan dari sekarang karena ingin dilaksanakan dengan meriah dan sekaligus sebagai bentuk tanggung jawab sebagai tenaga pendidik untuk memperkenalkan resolusi jihad yang dimotori oleh pendiri NU Mbah Hasyim Asy’ari yang menurutnya dianggap sebagai bagian terpenting sejarah Indonesia setelah proklamasi 17 Agustus 2017.
Terpilih sebagai ketua pelaksana olimpiade kebangsaan dan peringatan hari santri Zaini Mun’im, S.SosI sebagai ketua pelaksana, Rdlo’i, M.HI sebagai sekretaris dan Devi sebagai bendahara panitia.



Leave a Comment